Profil Anda
Editor
715
Nilai

Pertanyaan
9

Jawaban
157

  • Membangun kolam terpal lele di lahan pasir mudah. Pertama area yang hendak dibangun kolam dikeduk sedalam 90 cm. Dinding-dindingnya dibuat miring 30 derajat. Kemiringan itu akan berperan sebagai penyangga terpal saat sudah berisi air. Tanah hasil galian itu selanjutnya digunakan untuk membuat tanggul setinggi kurang lebih 40 cm. Tanggul itu dipadatkan supaya kuat. Agar tidak amblas, permukaan tanggul diberi batako atau bata merah.

    Langkah berikutnya menabur sekam di dasar kolam setebal 10 cm. Untuk kolam ukuran 4 m x 8 m, misalnya, memerlukan 3 kubik sekam. Pemakaian sekam untuk menjaga suhu kolam stabil antara 27-30 derajat Celcius. Setelah itu terpal dapat dipasang, cukup selapis.

    Ujung terpal yang mengitari pinggir kolam dapat ditutup batako atau bata merah sebagai pemberat sehingga kekencangan terpal terjaga. Kolam terpal dapat dipakai selama 4 tahun dengan syarat, ujung terpal yang ada di tepi kolam ditutup rumput dengan cara menanami rumput. Andai tidak ditutup rumput dan langsung terkena sinar matahari, ketahanan terpal hanya sekitar 2 tahun.

    • 2537 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Maskoki yang dipelihara di akuarium dan di kolam dapat terserang beberapa penyakit lantaran maskoki tidak memiliki kekebalan tubuh yang baik. Sebab itu perubahan kondisi lingkungan dan penurunan kualitas air perlu dicermati karena seringkali menjadi biang kerok munculnya penyakit-penyakit pada maskoki.

    1. Penyakit white spot
    White spot disebabkan oleh protozoa Ichyophirius multifilis. Gejalanya, tubuh ikan penuh bintik-bintik putih. Kehadiran bintik putih yang terasa gatal bagi ikan itu membuat maskoki sering terlihat mengosokkan tubuhnya ke dasar kolam atau akuarium. Serangan white spot semakin ganas ketika terjadi perubahan suhu ekstrim. Penyakit white spot diatasi memakai garam dapur dengan dosis 1 sendok makan per liter air. Pengobatan itu dilakukan dengan merendam maskoki selama 10-15 menit dalam air bergaram dan diulang setiap hari selama 1 pekan.

    2. Cacing anchor
    Cacing anchor sering menyerang sirip dada dan di bawah sirip punggung sehingga pertumbuhan maskoki terganggu. Cacing anchor akan mengisap sari-sari makanan di tubuh. Untuk mengatasinya, berikan air formalin 25 ppm atau larutan Sumithion 50 EC dan Dipterex 50 EC dengan dosis 1 gram per kubik air.

    3. Kutu air
    Kutu air Argulus sp berbentuk bulat pipih dan menyukai mengisap darah ikan. Maskoki yang terpapar kutu air seringkali menderita anemia, lalu mati. Pengobatan sama persis seperti penanganan cacing anchor.

    4. Infeksi sporozoa
    Ada 3 jenis sporozoa yang dapat menyerang, yakni Myxobolus, Myxosoma, dan Thelohanellus. Ketiganya menyebabkan insang ikan membengkak. Tidak hanya itu kehadiran sporozoa adapat menghambat pertukaran oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2). Infeksi sporozoa dapat ditanggulangi dengan menebar 200 gram/m2 kapur saat kolam dikeringkan.

    5. Cacing kulit
    Seperti infeksi sporozoa, penyakit cacing kulit menyerang insang ikan. Penyebabnya trematoda Dactylogyrus dan Gyrodactylus. Ikan sakit mudah dikenali lantaran saat berenang seperti tersentak-sentak. Corak warna di tubuh ikan pun memudar. Penanggulangan cacing kulit dilakukan dengan merendam maskoki dalam air yang diberi 20 tetes formalin per 5 liter air.

    • 1934 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Rata-rata konsumsi serat penduduk Indonesia 10,5 gram/kapita/hari. Angka itu hanya separuh kebutuhan serat tubuh. Padahal untuk dapat mencerna makanan dengan sempurna, tubuh perlu 25-32 gram serat/hari. Sejatinya bukan perkara mudah memenuhi angka serat ideal itu. Angka itu misalnya, dapat diperoleh bila mengonsumsi 10 buah apel/hari. Sebagai alternatif muncul suplemen serat instan yang rata-rata mengandung 8-16 gram serat per sajian.

    Contoh suplemen serat itu adalah ekstrak serelia, olahan agar-agar, Plantago ovata, dan chicory. Dua yang disebut terakhir berlimpah serat. Plantago ovata merupakan tanaman asal India yang mengandung serat mucilage yang manjur mengatasi sembelit. Ekstrak chicory mengandung banyak polisakarida pektin. Kandungan serat tanaman asal Eropa itu dapat meningkatkan absorpsi kalsium di tulang wanita menopause.

    Riset Kim Yun Young dari Department of Medical Nutrition, Graduate School of East-West Medical Science, Kyung Hee University, Korea Selatan, menunjukkan kadar serum alkalin fosfat wanita yang mengkonsumsi ekstrak chicory selama 3 bulan, turun signifikan dibanding kontrol. Efeknya penyerapan kalsium oleh tulang meningkat.

    Olahan agar-agar yang berupa rantai polisakarida mengandung 84% serat terlarut. Kadar karbohidrat olahan agar-agar sangat rendah sehingga cocok untuk diet obesitas karena dapat menimbulkan efek kenyang lebih lama. Meski demikian jangan sembarangan mengonsumsi serat instan. Kelebihan serat di tubuh justru dapat menganggu penyerapan mineral. Hal itu terjadi karena serat mengikat beberapa jenis mineral seperti kalsium, magnesium, seng, dan besi yang dibutuhkan dalam metabolisme tubuh.

    • 2108 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Lahan bekas galian batubara dapat dipakai bercocok tanam sayuran. Contoh di Desa Pudi. Kotabaru, Kalimantan Selatan. Di sana pekebun dapat memanen aneka komoditas sayuran seperti cabai, kacang panjang, kangkung, mentimun, dan tomat di lahan bekas galian batubara. Lahan itu juga ditanami beberapa tanaman perkebunan seperti karet, sengon, dan akasia.

    Sebelum ditanami, lahan-lahan bekas galian itu diberi pupuk organik dan pupuk hayati untuk memperbaiki struktur tanah. Pupuk organik mengomposkan bahan-bahan organik secara alami dan pupuk hayati akan mengomposkan bahan-bahan organik serta membantu menguraikan pupuk lain yang dipakai dengan bantuan mikrob seperti Trichoderma pseudokongii (melindungi tanaman dari serangan penyakit), rhizobium (penambat N udara), Bacillus sp, dan Pseudomonas sp (pelarut fosfat).

    Mikrob akan menguraikan elemen pupuk ke bentuk ion yang mudah diserap tanaman sehingga tanah menjadi lebih subur lantaran memiliki hara lebih tinggi dibanding sebelumnya. Itu sebabnya lahan bekas galian dapat ditanami.

    • 2072 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Ketinggian tempat tentunya memegaruhi warna dan morfologi tanaman hias. Hal itu disebabkan karena efek intensitas cahaya yang diterima oleh tanaman. Di dataran tinggi dengan intensitas cahaya lebih tinggi dibandingkan dataran rendah, metabolisme tanaman berjalan lebih aktif. Itu tampak pada daun yang lebih tebal, artinya biomasa juga lebih banyak karena terjadi penimbunan karbohidrat. Sebab intensitas memadai itu pula, maka tangkai daun juga lebih pendek sehingga mampu mengalirkan hasil fotosintesis lebih maksimal.

    Tanaman hias di dataran rendah, warna merahnya misalnya, tidak sepekat bila di dataran tinggi. Hal itu terjadi karena fungsi fisiologi tumbuhan lebih aktif mendorong pembentukan klorofil zat warna hijau. Akibatnya, pembentukan pigmen lain seperti karotenoid terhambat. Demikian pula suhu lebih panas di dataran rendah berpengaruh terhadap warna. Suhu lebih panas mendorong warna hijau keluar, sehingga warna lain seperti ungu dan kuning terhambat.

    • 2090 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Selama ini peternak gurami memberikan daun sente untuk menambah asupan nutrisi dan protein, selain pemakaian pelet pakan pabrik. Selain daun sente, beberapa tanaman dapat dipakai menjadi pakan alami gurami seperti caisim, selada, dan kangkung darat. Hasilnya tidak jauh berbeda dibandingkan pemberian daun sente. Apalagi tanaman-tanaman itu lebih cepat dipanen ketimbang daun sente sehingga ketersediaannya lebih terjamin sebagai sumber pakan tambahan.

    • 2493 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Peran benalu teh Scurrula atropurpurea untuk kanker sudah dibuktikan oleh Dr Hendig Winarno dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) saat menyelesaikan program doktoral di Universitas Fukuyama di Jepang. Hendig berhasil mengisolasi 16 senyawa dari benalu teh asal pohon teh di Perkebunan Teh Gunung Mas, Cipanas, Jawa Barat. Senyawa-senyawa itu adalah 6 senyawa asam lemak tak jenuh, 2 senyawa santin, 2 senyawa flavonol glikosida, 4 senyawa flavonol, 1 senyawa lignan glikosida, dan 1 senyawa monoterpene glukosida.

    Salah satu senyawa dalam benalu teh, yakni oktadeka-8,10,12-asam triynoat terbukti mampu mengatasi sel kanker pada uji in vitro sebesar 99,4% pada konsentrasi 10 mg/ml. Senyawa oktadeka-8,10,12-asam triynoat merupakan asam lemak tak jenuh dengan jumlah atom karbon 18. Cara kerja senyawa itu dengan menghambat invasi sel kanker sehingga sel tidak mengalami metastasis alias bersifat antiproliferasi. Penemuan itu menggembirakan lantaran belum ada obat antikanker yang bekerja dengan menghambat invasi sel kanker.

    • 3033 views
    • 1 answers
    • 0 votes