715
Nilai
Pertanyaan
9
Jawaban
157
-
Daun ubi jalar mengandung antara lain senyawa bioaktif polifenol serta antosianin. Keduanya, bisa membantu meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh. Kekebalan tubuh yang meningkat membuat tubuh mampu melawan virus yang menyebabkan penyakit.
Daun Ipomea batatas itu juga mengandung sejumlah vitamin berkhasiat bagi kesehatan seperti vitamin C, vitamin B, serta betakaroten. Seluruhnya, ikut menunjang perbaikan imunitas tubuh.
Pilihlah daun dewasa untuk direbus. Daun itu tidak terlalu muda serta tua. Senyawa bioaktif pada daun muda anggota keluarga Convolvulaceae tersebut masih sedikit. Sebaliknya, pada daun tua dikhawatirkan senyawa bioaktif seperti flavonoid sudah teroksidasi sehingga mengurangi khasiat.
- 1220 views
- 1 answers
- 0 votes
-
Tidak sulit merawat udang hias di akuarium. Yang penting kualitas air sesuai. Udang hias menyukai suhu air 25-29 derajat Celcius serta pH air 7-8,2. Bila kondisi itu tidak pas, corak tubuh udang hias memudar. Udang hias juga tak susah pakan. Ia bisa diberikan pelet udang. Aneka sayuran seperti selada air, bayam, bahkan kangkung juga disantap. Namun sebelum diberikan sayuran tersebut perlu direndam air panas selama 5-10 menit supaya lunak.
- 1248 views
- 1 answers
- 0 votes
-
Tanaman buah (tabulampot) yang rajin berbuah serta sehat memang diharapkan oleh pehobi juga penangkar. Salah satu pupuk yang dapat mencapai tujuan itu adalah guano. Guano berlimpah fosfat. Tanaman memerlukan fosfat untuk menyokong beragam proses pertumbuhan seperti fotosintesis. Asupan fosfat diperoleh tanaman melalui tanah serta pemberian pupuk.
Tanah sesungguhnya minim fosfat karena unsur tersebut terikat sebagai senyawa. Maka dari itu dilakukan pemupukan fosfat. Fosfat bagi tanaman berasal dari deposit batuan fosfat. Deposit itu ditemukan sebagai batuan endapan (sedimen), batuan beku, batuan metamorfik, serta guano. Dari beragam bentuk deposit tersebut, fosfat dari guano menunjukkan efek bagi tanaman. Itu lantaran kadar fosfatnya atas 20% serta mempunyai reaktivitas tinggi.
Terdapat sejumlah pupuk guano yang beredar. Namun dari semua itu, pupuk guano merek BBS FoSLAM bisa menjadi rekomendasi. Pupuk organik BBS FoSLAM mempunyai kadar persentase fosfat di atas 20%, tak kalah dari sumber fosfat lain, yakni pupuk TSP, SP36, serta NPK. Pupuk BBS FoSLAM yang bisa mengatrol pH tanah dan mereduksi kadar alumunium itu merangsang pembungaan serta pembuahan, memperkuat akar dan batang, dan meningkatkan daya tahan sehingga tanaman sehat.
- 1006 views
- 1 answers
- 0 votes
-
Kemampuan VCO menggempur virus itu terjadi karena minyak murni dari kelapa tersebut mampu merusak lapisan lemak pembungkus virus. Saat lapisan lemak itu rusak, maka kemampuan virus untuk berkembang terhambat. Sejatinya, kekuatan virus terletak pada pembungkusnya. Jika terdapat obat kimia, obat herbal, atau bahkan zat yang bisa merusak pembungkus virus itu, ia berkhasiat menyembuhkan. Perlu diingat, virus sesungguhnya tidak dapat dibunuh, tetapi hanya dapat diminimalisir perkembangan serta daya regenerasinya.
Riset pemakaian VCO yang pernah dilakukan pada unggas (ayam) ketika wabah flu burung merebak, ternyata mampu menekan tingkat kematian ayam hingga di bawah 40%. Minyak kelapa murni itu diduga bisa memperbaiki kualitas sel mukosa atau selaput lendir sehingga saluran pernapasan ayam jauh lebih lancar.
- 878 views
- 1 answers
- 0 votes
-
Dengan kolam koi berukuran 3 m x 4 m atau seluas 12 m3 setidaknya dapat dipelihara 3-4 koi sepanjang 20-45 cm. Populasi kerabat ikan mas itu memang sedikit, tetapi koi akan hidup nyaman di kolam. Harap mafhum, koi butuh ruang 1 m3/ekor. Namun populasi koi di kolam tersebut bisa lebih padat, bila ukuran koi yang dipelihara antara 15-20 cm. Populasinya bisa mencapai 6-8 ekor.
Saat ukuran koi berjumlah 6-8 ekor itu menjadi besar, otomatis kepadatan ikan di kolam meningkat. Namun itu tidak menjadi masalah selama kualitas air kolam terjaga. Caranya, sejak awal memperbesar kapasitas filter. Pada kolam normal kapasitas filter cukup 30% dari volume kolam; kolam padat menjadi 40%. Tujuannya supaya amonia dari sisa pakan dan kotoran yang jumlahnya meningkat seiring populasi tidak akan meracuni ikan.
Sistem filterisasi dilakukan dengan membuat minimal 4 ruang filter mengikuti panjang kolam. Di ruang terdepan air pertama kali masuk ke vortex. Selanjutnya melewati 2 filter biologi masing-masing berisi 10-15 lembar mat. Selanjutnya, air masuk ke ruang ke-3 yang berisi bioball. Saat air keluar dari filter terakhir sinari memakai lampu ultraviolet berkekuatan 40 watt supaya mematikan bakteri tersisa.
Untuk mendongkrak oksigen terlarut, air dari filter terakhir dipompa dan masuk ke kolam seperti air pancuran. Bila dirasakan oksigen terlarut kurang, misalnya, dapat ditingkatkan dengan memakai aerator yang dipasang pada setiap ruang filter.
Sebagai catatan, pada kolam padat populasi, filter wajib dicuci minimal setiap bulan supaya kotoran dan bakteri tidak mengendap. Terutama bila kolam berada di tempat terbuka. Hujan memicu air kolam bertambah asam sehingga berefek pada meningkatnya kadar amonia. Perlakuan lain, 5%/hari air kolam dibuang melalui backwash supaya air baru masuk.
Kolam juga perlu dibubuhi garam, dosisnya 2-3 kg/ton air. Garam berfungsi melepaskan lendir di tubuh koi serta memacu kemunculan warna solid. Selain itu garam dapat menetralisir air. Penggaraman itu dapat dilakukan berkala setiap 1,5 bulan.
- 9998 views
- 1 answers
- 0 votes
-
Kentang nadia merupakan mutasi kentang granola yang dirilis oleh Kementerian Pertanian pada 2009. Kentang yang diperoleh oleh Wildan Mustofa, pekebun kentang di Pangalengan, Jawa Barat itu dijumpai pascaperbanyakan G3 di rumahkaca. Bibit unggul dari mutasi itu lantas dikembangkan serta diuji multilokasi dan hasilnya memuaskan.
Kentang nadia yang produksinya bisa mencapai 25 ton itu memang lebih tinggi produktivitasnya sekitar 10% dibandingkan kentang granola. Selain keunggulan produksi, penampilan kentang nadia disukai pekebun lantaran berkulit umbi lebih mulus. Sudah begitu, ketahanan terhadap penyakit busuk daun karena serangan Phytophthora infestans sangat baik.
Bila dibandingkan dengan kentang granola, kentang nadia mempunyai umur panen lebih lama, sekitar 15-20 hari. Jadi, bila kentang granola dipanen saat berumur 90 hari; nadia, 105-110 hari. Meski demikian, frekuensi penyemprotan pestisida pada kentang nadia lebih sedikit, sekitar 15 kali, sedangkan kentang granola 20 kali. Secara hitungan kondisi tersebut membuat pekebun menghemat ongkos pestisida hingga 15%.
- 1971 views
- 1 answers
- 0 votes
-
Kedelai hitam merupakan bahan dasar yang dibutuhkan pada industri kecap karena memberikan kualitas kecap menjadi cokelat kehitaman. Data Muchlish Adie dan Ayda Krisnawati, peneliti Balitkabi, Badan Litbang Pertanian yang disampaikan pada seminar kedelai hitam pada 2012, menyebutkan sejak 1918-2012 telah dilepas 73 varietas kedelai dan 7 varietas di antaranya merupakan kedelai hitam.
Varietas kedelai hitam yang berlimpah pigmen antosianin (senyawa delphinidin-3-monoglucoside dan cyanidin-3-monoglucoside) itu antara lain varietas cikuray, detam 1 dan 2, merapi, serta mallika. Seluruhnya tergolong berumur sedang dengan masa budidaya 80-90 hari dan sudah dibudidayakan pekebun. Contoh varietas mallika (SK Mentan No 78/Kpts/SR.120/2/2007) telah dikembangkan di Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Produktivitas kedelai hitam mallika berkisar 1,6-2,9 ton/ha.
Varietas kedelai hitam baru yang dirilis pada 2014 adalah kedelai hitam mutiara 2 dan mutiara 3 (mutiara singkatan mutan unggul teknologi isotop dan radiasi). Keduanya mewariskan darah kedelai hitam varietas cikuray sebagai salah satu tetua. Varietas cikuray merupakan kedelai hitam unggul yang dilepas pada 1992 dan toleran terhadap penyakit karat daun, tetapi produktivitas belum maksimal, rata-rata 1,6-1,7 ton/ha.
Keunggulan lain varietas cikuray adalah mempunyai kandungan protein tinggi mencapai 35% dan 17% lemak. Dasar itu pula yang dipakai peneliti di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Pasarjumat, Jakarta Selatan saat merakit varietas mutiara 2 dan mutiara 3. Mereka mengiradiasi inti sel cikuray memakai sinar gamma berdosis 200 gray. Hasil uji multilokasi memperlihatkan produksi rata-rata mutiara mencapai 2 ton/ha.
- 2098 views
- 1 answers
- 0 votes
-
Pamor rosela sebagai minuman kesehatan yang mampu membantu mengobati aneka penyakit antara lain kanker, tekanan darah tinggi, diabetes mellitus serta gangguan jantung, membuat banyak orang membudidayakan tanaman kerabat sepatu itu. Benih tanaman yang berlimpah vitamin C dan senyawa antosianin tersebut berasal dari Afrika dan Amerika Selatan.
Pada 2013 peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) di Malang, Jawa Timur merilis varietas unggul rosela yang adaptif serta memiliki produktivitas tinggi, yaitu roselindo-1, roselindo-2, roselindo-3, dan roselindo-4. Roselindo merupakan singkatan dari rosela Indonesia.
Masing-masing varietas tersebut memiliki keunggulan. Varietas roselindo-1 yang berkelopak merah serta tahan serangan cendawan Fusarium sp, misalnya, memiliki potensi panen kering sebesar 332-757 kg kering/ha. Varietas roselindo-2 yang juga berkelopak merah mempunyai potensi panen kelopak sebesar 265-691 kg kering/ha.
Varietas roselindo-3 yang berkelopak hijau tua mempunyai potensi hasil sebesar 229-880 kg kering/ha. Roselindo-3 merupakan plasma nutfah dari Nigeria. Adapun varietas roselindo-4 yang berkelopak ungu asal Nepal memiliki potensi hasil sebesar 252-690 kg kering/ha.
- 1946 views
- 1 answers
- 0 votes
-
Pasar sayuran hidroponik sampai saat ini terbuka lebar. Salah satu jenis sayuran hidroponik favorit adalah sayuran selada keriting hijau dan selada keriting merah dengan tekstur renyah dan tahan simpan dalam lemari es hingga sepekan. Keduanya disukai oleh restoran dan rumahmakan.
Berkaitan produksi selada, bila selada hidroponik ditanam di lahan 500 m2, pekebun dapat memanen 20-25 kg per hari. Dengan harga jual mencapai Rp34.000 per kg (dikemas dalam ukuran 250 gram dan 500 gram), diperoleh pendapatan Rp18-juta per bulan. Biaya produksi selada hidroponik sekitar Rp20.000 per kg.
Pasar juga menginginkan paprika (terutama paprika hijau), tomat, dan mentimun. Ketiganya dibudidaya secara hidroponik substrat. Harga jual paprika rata-rata mencapai Rp16.000 per kg dengan ongkos produksi Rp10.000 per kg. Pun permintaan aneka sayuran hidroponik seperti bayam, caisim, dan selada. Itu bukti pasar sayuran hidroponik yang terus tumbuh dan berkembang. Saat ini para pekebun hidroponik di berbagai lokasi terus memperluas jaringan pasar serta memperluas lahan budidaya untuk memperkuat pasar sayuran hidroponik.
- 2620 views
- 1 answers
- 0 votes
-
Budidaya trigona memiliki beberapa kelebihan dibandingkan lebah apis karena lebah trigona cukup dipelihara di satu tempat tetap. Itu karena ukuran tubuh trigona lebih kecil hanya 3-8 mm. Dengan demikian semua jenis bunga hingga berukuran kecil, dapat menjadi sumber pakan. Ia akan masuk ke dalam kelopaknya dan mengambil polen dan madu.
Dulu, peternak lebah tradisional memilih membuat sarang menggunakan gelodok yang berasal dari batang pohon yang berkayu lunak seperti batang kelapa, batang randu, dan batang pucung. Gelodok dibuat dengan meniru rumah lebah yang terdapat di rongga-rongga batang pohon besar atau pun gua.
Gelodok yang digunakan sepanjang 80-100 cm yang dibelah dua. Sebagian ‘isi’ batang diambil sebagai area untuk lebah membentuk sarang. Ujung gelodok ditutup menggunakan tempurung kelapa yang sudah dilubangi bagian tengahnya. Gelodok itu digantung di dahan pohon yang menjadi lintasan kawanan lebah.
Pada 1851 pembuatan sarang lebah modern kemudian dirintis oleh Dr L Langstroth dari Amerika Serikat. Langstorth menciptakan sarang buatan dari kotak kayu dengan bingkai sarang di dalamnya sehingga sarang dapat diangkat dan dipindahkan. Tipe sarang itu disebut sarang tipe L. Penemuan Langstroth itu pula yang kemudian mendasari para peternak untuk berinovasi membuat model sarang.
Calon peternak trigona tidak harus menyiapkan sarang mahal atau mewah, tapi dapat memakai bahan sarang sederhana dan yang terpenting bahan sarang itu dapat tertutup rapat.
1. Bambu
Cara membuat: Batang bambu 1-3 ruas dibelah menjadi 2 bagian sama besar, bekas belahan dihaluskan dengan pisau tajam. Masukkan potongan sarang lalu tutup dengan belahan lainnya. Buatlah lubang keluar sesuai jenis lebahKelebihan
– Biaya pembuatan relatif murah, berupa bambu terdiri atas 1-3 ruas dan tali untuk menggantung dan mudah dbuat.Kekurangan
– Peternak sulit membuka sarang saat panen karena propolis merekatkan kedua belah bambu.
– Ruang dalam sarang terbatas sehingga cepat penuh. Bila telat memanen, lebah akan kabur semua.2. Kotak Kayu Horizontal
Cara membuat: Kayu yang digunakan bisa berasal dari kayu bekas yang murah. Misal kayu sengon. Beberapa lembar papan berukuran sama disusun membentuk kotak persegi panjang berukuran 30 cm x 15 cm x 15 cm, lengkap dengan penutup. Sebelum kotak ditutup permanen masukkan potongan sarang lebah trigona.Kelebihan
– Pembuatan sarang kayu horizontal relatif mudah.Kekurangan
– Ketika panen, peternak kesulitan membuka sarang yang tertutup papan karena dipaku di keempat sisi.
– Ketika penutup berhasil dibuka, madu, larva, dan propolis yang menempel di papan berhamburan.3. Pot Plastik
Cara membuat: Dua buah pot tanaman dari plastik berbentuk gentong dipasang saling berhadapan. Sarang trigona kemudian dimasukkan dalam salah satu pot untuk memancing trigona betah. Kedua pot kemudian direkatkan dengan lem atau perekat lainnya. Lubangi pot bagian bawah untuk pintu masuk lebah.Kelebihan
– Mudah diperoleh dan mudah dibuat.
– Panen mudah. Bila rekatan sulit dibuka, pot mudah dipecahkan.Kekurangan
– Bila jatuh, sarang akan pecah.4. Sarang Tempurung
Cara membuat: Tempurung yang telah dibersihkan dari daging buah diberi lubang berdiameter 1 cm sebagai jalan keluar-masuk lebah. Berikutnya tempurung ditangkupkan menutupi sebagian area sarang trigona di pohon. Dalam tempo 4 bulan tempurung itu sudah menjadi bagian dari sarang utama. Tempurung itu dapat dipindahkan ke rumah atau pekarangan peternak. Selanjutnya koloni trigona dalam tempurung itu dapat menjadi ‘stater’ untuk membentuk koloni baru pada tempurung lain. Berdasarkan pengalaman peternak, dari 2 buah tempurung yang telah berisi koloni lebah dalam waktu sekitar 4 bulan dapat berbiak menghasilkan 10 koloni baru.Kelebihan
– Bahan mudah dijumpai.Kelemahan
– Trigona harus ‘bekerja keras’ menempel semua celah akibat tempurung tidak dapat disusun rapat.5. Kotak Kayu Vertikal
Cara membuat: Tidak berbeda jauh dengan kotak kayu horizontal. Hanya berbeda di peletakannya saja. Sarang kotak kayu vertikal pertama kali diterapkan peternak di Luwu Utara karena mengadopsi sarang lebah di lubang pohon di hutan yang biasa dalam posisi vertikal. Tempat perekatan dinding sangat rapat sehingga tidak tembus cahaya. Penutup pun dibuat berpasangan dengan kotak sehingga mudah dibuka tutup. Dengan konstruksi ini, lebah tidak perlu merekat dengan keras celah-celahnyaKelebihan
– Produk lebih mudah dipanen karena perekat di penutup tidak terlalu banyak.
– Produk lebih bersih.Kekurangan
– Pembuatan sarang sedikit lebih sulit dari peti horizontal.
– Peternak masih agak kesulitan membuka propolis karena letak propolis di bagian bawah kotak.6. Kotak Kayu Horizontal 3 Pintu
Cara membuat: Kotak sarang ini diutamakan untuk memproduksi bibit. Konstruksinya mirip dengan tipe kotak kayu horizontal. Pintu utama terletak di kotak bagian tengah, demikian pula dengan lubang masuk. “Kamar’ di bagian tengah diharapkan sebagai sarang untuk menghasilkan bibit. Itu sebabnya kotak dibuat portable atau bisa dilepas pasang. Dengan mengangkat kotak penutup, sarang pun akan ikut terangkat. Kotak penutup yang berisi sarang dapat dipindahkan ke kotak baru.Kelebihan
– Lebih mudah dibuat.
– Mudah dibongkar pasang.Kekurangan
– Perlu kehatian-hatian saat membuka sarang yang tertutup papan karena dipaku di keempat sisi.7. Kotak Kayu Vertikal 3 Tingkat
Cara membuat: Model ini merupakan bentuk penyempurnaan dari tipe sarang kotak kayu vertikal. Tiga buah kotak dengan ukuran berbeda disusun ke atas. Kotak paling bawah merupakan kotak dengan ukuran paling besar. Lubang masuk trigona dibuat di kotak terbawah karena kotak teratas merupakan berfungsi sebagai penutup. Peternak dapat mengontrol kondisi sarang melalui penutup itu. Caranya, menarik ke atas bagian yang ingin dilihat sehingga lebih praktis. Begitupun saat panen, peternak dapat menarik sarang melalui lubang penutup itu. Meski tersusun dari 3 kotak, tetapi model itu berukuran tinggi sama dengan model vertikal biasa, yaitu 50 cm.Kelebihan
– Panen mudah dilakukan karena propolis umumnya ada di kotak terbawah. Dua kotak di atasnya mudah diangkat.Kekurangan
– Biaya produksi lebih tinggi, mencapai Rp75.000-Rp100.000 per sarang- 13581 views
- 1 answers
- 0 votes